Print this page

Rapatkan Barisan, Mahasiswa Pekalongan Optimis Hadapi UKPPPG

09 Mei 2025

PPG harus dimaknai sebagai proses peningkatan profesionalisme guru. Tunjangan hanya efek secara tidak langsung dari profesionalitas dalam menjalankan profesi. PPG juga diharapkan mentransformasikan guru dari guru biasa menjadi guru luar biasa. Demikian sambutan, Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Pekalongan, Sujud, S.Ag.,M.H. di hadapan 262 (dua ratus enam puluh dua) guru PAI dari kabupaten dan kota Pekalongan yang sedang menjalani pendidikan profesi guru di LPTK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam kegiatan Penguatan Persiapan UKPPPG bagi mahasiswa PPG asal Kabupaten dan Kota  Pekalongan.  

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at, 9 Mei 2025 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen Pekalongan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Pekalongan, Sujud, S.Ag.,M.H. dan Ipung Sunaryo, S.Pd., M.Si. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan. Sedangkan LPTK diwakili oleh Dr. H. Abdul Khobir, M.Ag. Wakil Dekan III, Kaprodi dan Sekprodi PPG serta tim pengelola yang lain.  

Sebagai wakil dari LPTK, Wakil Dekan III menyampaikan bahwa kegiatan penguatan ini merupakan ikhtiyar menjemput kesuksesan lulus 100 % sebagaimana diraih pada tahun 2024 baik di batch 1 maupun batch 2. Wakil Dekan juga mengharapkan ada jalinan kerjasama yang baik  untuk pelaksanaan pendidikan profesi guru di LPTK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Ipung Sunaryo, S.Pd.,M.Si. dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa guru-guru yang telah menyelesaikan pendidikan profesi guru hendaknya benar-benar dapat meningkatkan profesionalismenya dalam mengajar. Selama ini, masih ada laporan yang masuk ke Dinas Pendidikan tentang adanya guru-guru yang mengajar di bawah standar. Hal ini tidak boleh terjadi pada guru-guru yang sedang menjalani pendidikan profesi guru.  

            Acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis Uji Kinerja oleh Sekprodi PPG Putri Rahadian Dyah Kusumawati, M.Pd. Dalam paparannya, mahasiswa diharapkan merencanakan dengan baik pada modul ajar maupun praktik pembelajarannya. Di samping itu, mahasiswa juga diminta untuk mencermati butir-butir penilaian agar nilai Uji Kinerja mendapatkan nilai yang memuaskan.

            Sedangkan paparan tentang teknis Uji Pengetahuan dijelaskan oleh Kaprodi PPG, Dr. Abdul Basith, M.Pd. Dalam paparannya, kaprodi menjelaskan Uji Pengetahuan Model Baru. UP pada batch ini berbeda dengan batch sebelumnya dengan perubahan pada bentuk dan jumlah soal. Mahasiswa diharapkan menyiapkan UP dengan mempelajari modul dan kisi-kisi ujian yang telah disanpaikan

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree