Tim dari LPTK terdiri dari segenap pengelola Prodi PPG: Kaprodi, Sekprodi dan admin. Hadir juga dalam kegiatan tersebut H. Fatchurrohman, M.Pd.I (Kepala Kantor Kementerian Agama), Agus Sujarwo AP, M.M., (Kepala Dindikpora) dan K.H. Mansur Asnawi, M,Si. (Ketua BAZNAS).
“Kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS yang telah ikut serta dalam membiayai pendidikan profesi guru. Hal ini sangat membantu karena kalau hanya mengandalkan anggaran dari APBD maka hanya sedikit yang dapat diakomodir.” Demikian tutur Ka Kankemenag di awal sambutannya. Ka Kankemenag juga menyampaikan bahwa guru yang telah lulus PPG pada batch sebelumnya sudah dikoordinasikan untuk langkah-langkah selanjutnya. Di akhir sambutan, Ka Kankemenag menghimbau agar para guru nantinya menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
Dalam sambutan berikutnya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa BAZNAS mempunyai komitmen yang tinggi untuk mendukung pelaksanaan PPG bagi guru PAI. Hal ini agar para guru PAI tidak tertinggal dari guru mapel lain. Ketua BAZNAS juga mengharapkan agar guru PAI menjadi guru yang benar-benar profesional, baik dari segi penguasaan materi maupun metodologi pengajarannya.
“Jangan jadikan PPG ini hanya sekedar formalitas untuk mendapatkan tunjangan guru. Tetapi jadikanlah PPG ini sebagai sarana untuk benar-benar meningkatkan kualitas diri sebagai guru PAI. Kami harapkan nantinya, para guru ini menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS”. Demikian disampaikan Ketua BAZNAS di akhir sambutannya.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga. Dalam sambutan, Kadindikpora menyampaikan bahwa pemerintah melalui Dindikpora mempunyai komitmen untuk mendukung pelaksanaan PPG, termasuk dengan bekerjasama dengan BAZNAS meskipun pada saat itu belum ada edaran dan petunjuk resmi dari Pengurus BAZNAS di tingkat pusat.
“Sebelum melaksanakan ujian, saya harapkan bapak Ibu memohon doa restu kepada kedua orang tua maupun pasangannya, karena doa ini mempunyai peranan penting dalam keberhasilan bapak ibu semuanya.” Demikian pesan Kadindikpora kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan ujian pada waktu dekat.
Di akhir sambutan, Kadindikpora mengharapkan agar nantinya para guru yang telah mengikuti PPG ini minimal menjadi guru yang hebat, yaitu guru yang dapat menyampaikan dan menjelaskan materi serta menjadi tauladan yang baik bagi para peserta didik. Mengutip Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, bahwa guru dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat): guru biasa, guru baik, guru hebat dan guru yang menginspirasi.
Acara dilanjutkan pemaparan materi tentang teknis Ujian Kinerja dan Ujian Pengetahuan oleh Kaprodi dan Sekprodi PPG. Kedua pemateri menegaskan agar mahasiswa disiplin dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar dengan tanya jawab untuk memaksimalkan penilaian Ujian Kinerja.