Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan FTIK UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Muhlisin, serta jajaran pimpinan Program Studi PPG, yakni Ketua Prodi PPG, Dr. Muhamad Saifuddin, M.Pd., dan Sekretaris Prodi, Putri Rahardian, M.Pd.. Acara ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Brebes, Caridah, M.Pd., Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Brebes, Fery Anggrianto, SE, beserta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Brebes.
Acara sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan akademik yang bertujuan untuk memperkuat kesiapan para peserta PPG dalam menghadapi Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG), yang menjadi salah satu tahapan penting menuju kelulusan program profesi dan sertifikasi pendidik.
Dalam sambutannya, Prof. Muhlisin menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para peserta PPG untuk memantapkan pengetahuan, keterampilan, dan mental spiritual mereka sebelum menghadapi Uji Pengetahuan (UP) dan Uji Kinerja (UKin) mendatang.
“UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan berkomitmen tidak hanya menyelenggarakan PPG secara administratif, tetapi juga memastikan bahwa setiap peserta benar-benar siap menghadapi UKPPPG dengan kemampuan profesional dan kepribadian yang unggul. Kami ingin memastikan para calon guru ini tidak sekadar lulus, tetapi juga menjadi pendidik yang memiliki karakter, integritas, dan semangat pengabdian,” ujar Prof. Muhlisin dalam sambutannya.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan program PPG. Menurutnya, pendidikan profesi guru adalah investasi besar bagi masa depan bangsa. “Keberhasilan seorang guru adalah keberhasilan pendidikan bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara UIN, Disdikpora, dan DPRD menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi PPG, Muhamad Saifuddin, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini diorientasikan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai mekanisme, teknis, serta strategi menghadapi UKPPPG. “UKPPPG tidak hanya menguji aspek pengetahuan dan keterampilan pedagogik, tetapi juga integritas dan profesionalisme calon guru. Karena itu, sosialisasi ini menjadi penting untuk memberikan gambaran utuh agar peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal,” tandasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kampus telah menyiapkan tim dosen dan instruktur yang akan mendampingi peserta dalam proses pendalaman materi, simulasi ujian, dan bimbingan akademik menjelang pelaksanaan UKPPPG.
Sekretaris Prodi PPG, Putri Rahardian, M.Pd., turut memberikan arahan teknis dalam kegiatan ini. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan konsistensi peserta dalam mengikuti setiap tahapan persiapan UKPPPG. “Kesuksesan dalam UKPPPG tidak datang secara instan. Diperlukan ketekunan, kesiapan mental, dan kesungguhan dalam belajar. Kami berharap peserta PPG dari Brebes mampu menunjukkan semangat terbaiknya sehingga bisa menjadi teladan bagi daerah lain,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Disdikpora Kabupaten Brebes, Caridah, M.Pd., yang menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuh terhadap para peserta PPG. “Kami sangat mengapresiasi langkah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan yang terus mendampingi para calon guru hingga tahap akhir. Brebes membutuhkan guru-guru profesional yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki komitmen moral dan sosial dalam mendidik generasi muda,” ucap Caridah.
Wakil Komisi 4 DPRD Kabupaten Brebes, Ahmad Zamroni, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihak legislatif akan terus memberikan dukungan bagi penguatan kapasitas guru di Brebes. Ia menilai, keberadaan PPG dan UKPPPG menjadi instrumen penting dalam memastikan kualitas tenaga pendidik di sekolah-sekolah daerah.
“Pendidikan tidak akan maju tanpa guru yang kompeten. Karena itu, kami di DPRD mendukung penuh kerja sama antara UIN, Disdikpora, dan semua pihak yang berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan. Guru adalah garda terdepan masa depan bangsa,” tegas Zamroni.
Selain sambutan dan arahan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber, membahas berbagai kendala teknis yang sering dihadapi selama persiapan UKPPPG, serta strategi menghadapi ujian berbasis praktik dan refleksi kinerja guru.
Acara berlangsung dinamis, diwarnai antusiasme tinggi dari para peserta PPG yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Brebes. Mereka menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata dari pihak kampus serta pemerintah daerah.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan para peserta PPG UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan yang bertugas di Kabupaten Brebes semakin siap dan percaya diri menghadapi UKPPPG. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran UIN sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak guru profesional yang berkarakter dan berorientasi pada mutu pendidikan nasional.